Minggu, 10 Juli 2011

Database Replication

Download Tutorial Artikel dan Video Replikasi

replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy dan pendistribusian data dan objek objek database dari satu database ke database yang lain dan melaksanakan sinkronisasi antara database sehingga konsistensi data dapat tejamin.

# Melakukan copy dari 1 atau lebih server (disebut sebagai Replicas) demi availability dan performance yang lebih baik.
#Keputusan yang salah dalam menentukan arsitektur Replikasi, bisa berarti :
(*) worse performance – suatu “update” harus di-apply kesemua Replicas dan disinkronisasi
(*) worse availability – beberapa algoritma membutuhkan banyak Replicas untuk beroperasi, padahal dalam kenyataan hanya beberapa diantaranya yang digunakan




Ada 4 metode replikasi
1. Snapshot
# Mencopy semua data dari ARTIKEL ke SUBSCRIBER
# Mengabaikan data yang telah dimodifikasi di SUBSCRIBER (subscriber menjadi Read Only)
# Network Bandwidth yang dibutuhkan sangat besar
# Mudah implementasinya
# Proses Copy Artikel terjadi dalam suatu waktu


2. Transactional
# Proses Copy Transaksi dari Artikel, dengan memanfaatkan Transaction Log milik Publication DB
# Setiap perubahan data yang terjadi akan dicopy dulu ke Distributor, baru kemudian dicopy ke Subscriber
# Lebih efisien daripada Snapshot Replication
# Traffic Network menjadi minimal (krn butuh bandwidth kecil)
# Real Time

3. Transactional publication with updatable subscriptions
# Seperti Transactional Replication
# Bedanya, Subscriber bisa juga mempublikasi ke Pusblisher

4. Merge
# Publisher & Subscriber berhak untuk melakukan Publikasi secara independen
# Publisher bisa mempublikasikan datanya ke site-site yang lain
# Subscriber bisa mempublikasikan datanya ke site-site yang lain
# konflik data bisa terjadi, tapi bisa ditangani dengan menetapkan beberapa aturan khusus
# Proses “Merge” terjadi dalam suatu interval waktu

Rabu, 06 April 2011

Database

Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.

Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.

Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.

Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.

Berikut ini materi tentang basisdata :
1.Database, table dan Query
2.Join
3.Group BY
4.Sub Query, Case Function
5.Modifikasi Data
6.Function
7.Programming
8.View
9.Trigger
Menguasai T-SQL Query & Programming pada SQL Server 2008

Logika Informatika

LOGIKA : suatu cabang ilmu yang MENGKAJI PENURUNAN-penurunan KESIMPULAN yang sahih (valid, correct) dan yang tidak sahih (tidak valid, incorrect).
ALGORITMA = URUTAN LANGKAH yang LOGIS untuk MENYELESAIKAN MASALAH, yang diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman sehingga dapat dieksekusi oleh komputer.
KOMPUTER diibaratkan seorang anak kecil yang “super lugu”, dia harus diajari berbagai macam hal. Dalam “mengajari” komputer, bahasa dan langkah yang diberikan harus jelas, lengkap dan logis urutan langkahnya
KOMPUTER diibaratkan juga seperti seorang ahli matematika yang dapat menghitung komputasi apapun dengan sangat cepat
Dari sisi LOGIKA, komputer ibarat anak kecil yang lugu, dari sisi KOMPUTASI, komputer ibarat ahli matematika yang dapat menghitung dengan cepat

Berikut ini dapat di download materi-materi Logika Informatika :
1.Logika Proposional
2.Logika Kombinasi
3.Algoritma
4.Struktur Runtunan
5.Struktur Percabangan
6.Struktur Perulangan
7.Subprogram
8.Rekursi